Halloween party ideas 2015

1. MASA PENJAJAJAHAN KEDUA BELANDA Disusun oleh : Ahmad Zaky Agniya XI IPA 2

2. PENJAJAJAHAN KEDUA BELANDA
Latar Belakang Mulainya Kembalinya Penjajahan Belanda Perlawanan Rakyat Indonesia

3. Perjanjian London Perjanjian ini terjadi pada tanggal 17 Maret 1824. Dalam perjanjian ini juga pulau Jawa kembali ke tangan Belanda. Hingga kemudian Belanda membentuk Komisaris Jenderal yang akan yang akan melaksanakan kembali kekuasaan di Indonesia yang beranggotakan Elout, Buyskes, dan Van der Capellen

4. Mulai Kembalinya Penjajahan Belanda -
Seluruh wilayah bekas kekuasaan Raffles diserahkan oleh John Fendall kepada Komisaris Jenderal (19 Agustus 1816) - Indonesia menjadi daerah kekuasaan Belanda dengan nama Hindia Belanda - Belanda melakukan monopoli dagang

5. Perlawanan Rakyat Indonesia •
Ternyata dari semua kebijakan yang diterapkan Belanda rakyat Indonesia tidak tinggal diam, diantarnya dengan berbagai perlawanan berikut : Perang Thomas Matulessi Perang Diponegoro Perang Padri

6. Perlawanan Thomas Matulessy Kapitan Pattimura yang bernama Thomas Matulessy [Ahmad Lussy], ini lahir di Negeri Haria, Saparua, Maluku tahun 1783. Perlawanannya terhadap penjajahan Belanda pada tahun 1817 sempat merebut benteng Belanda di Saparua selama tiga bulan setelah sebelumnya melumpuhkan semua tentara Belanda di benteng tersebut. Namun beliau akhirnya tertangkap. Pengadilan kolonial Belanda menjatuhkan hukuman gantung padanya. Eksekusi yang dilakukan pada tanggal 16 Desember 1817 akhirnya merenggut jiwanya.

7. Perang Padri •
Perang Padri adalah peperangan yang berlangsung di Sumatera Barat dan sekitarnya terutama di kawasan Kerajaan Pagaruyung dari tahun 1803 hingga 1838. Perang ini merupakan peperangan yang pada awalnya akibat pertentangan dalam masalah agama sebelum berubah menjadi peperangan melawan penjajahan

8. Perang Diponegoro •
 Perang Diponegoro adalah perang besar dan menyeluruh berlangsung selama lima tahun (1825-1830) yang terjadi di Jawa, Hindia Belanda (sekarang Indonesia), antara pasukan Belanda di bawah pimpinan Jendral De Kock melawan penduduk pribumi Indonesia dibawah pimpinan Pangeran Diponegoro. Berdasarkan dokumen-dokumen Belanda yang dikutip oleh ahli sejarah, perang ini menewaskan sekitar 200.000 orang warga pribumi. Sementara korban tewas di pihak Belanda berjumlah 8.000.

9. Tindakan Belanda Selanjutnya •
Pada Tahun 1830 Belanda mengangkat Gubernur Jenderal baru yang bernama Van Den Bosch yang kemudian melakukan sistem tanam paksa

10. Latar Belakang diterapkannya tanam Paksa 1. Di Eropa, Belanda terlibat dalam peperangan-peperangan pada masa kejayaan Napoleon sehingga menghabiskan dana yang besar. 2. Terjadinya Perang Kemerdekaan Belgia yang diakhiri dengan pemisahan Belgia dari belanda pada tahun 1830. 3. Terjadinya perang Diponegoro (1825-1830) yang merupakan perlawanan rakyat jajahan Dtermahal bagi Belanda. Perang Diponegoro menghabiskan biaya sekitar 20.000.000 gulden. 4. Kas negara Belanda kosong dan utang yang ditanggung Belanda cukup berat. 5. Pemasukan uang dari penanaman kopi tidak banyak.

11. Dampak Tanam Paksa - Terjadi kemiskinan dan kelaparan di Cirebon, Demak, Grobogan. - Terjadi
penyelewengan oleh para petugas Belanda sendiri yaitu kerja rodi, dan eksploitasi kekayaan alam Indonesia.

12. Dukungan yang datang Rakyat Indonesia tidak hanya menderita sendirian tapi bantuan pun datang dari dari berbagai pihak salah satunya dari kaum humanis yang membantu menghapuskan tanam paksa dari indonesia melalui buku dan tulisannya di beberapa media saat itu.

13. Tokoh-tokoh Humanis yang membantu Indonesia •
 Eduard Douwes Dekker Fransen van de Pute Baron van Hoevell Van Deventer

14. Eduard Douwes Dekker Eduard Douwes Dekker yang memprotes pelaksanaan tanam paksa melalui tulisannya berjudul Max Havelaar. Dalam tulisan tersebut, ia menggunakan nama samaran Multatuli, artinya aku yang menderita.

15. Fransen van de Pute Fransen van de Pute, ia seorang anggota Majelis Rendah yang mengusulkan tanam paksa dihapuskan.

16. Baron van Hoevell Baron van Hoevell, ia seorang pendeta di Batavia yang berjuang agar tanam paksa dihapuskan. Usahanya mendapat bantuan Menteri Keuangan Torbecke.

17. Van De Venter Pada tahun 1899, menulis artikel berjudul Een Eereschuld (Utang Budi) yang dimuat dalam majalah De Gids. Artikel tersebut berisi, antara lain, Trilogi Van Deventer yang mencakup edukasi, irigasi, dan transmigrasi. Edukasi artinya mendirikan sekolah-sekolah bagi pribumi dan akhirnya melahirkan kaum cerdik pandai yang memelopori pergerakan Nasional Indonesia. Irigasi artinya mengairi sawah-sawah, namun pada praktiknya yang diairi hanya perkebunan milik Belanda. Transmigrasi artinya memindahkan penduduk dari Pulau Jawa ke luar Pulau Jawa, misalnya Sumatra. Namun praktiknya berubah menjadi emigrasi, yaitu memindahkan penduduk Indonesia ke Suriname untuk kepentingan perkebunan Belanda
.
18. Foto Tokoh-tokoh Humanis yang membantu Indonesia • Eduard Douwes Dekker Baron van Hoevell Van Deventer
19. Eduard Douwes Dekker
20. Baron van Hoevell
21. Van Deventer
22.


Berakhirnya Tanam Paksa Akhirnya, tanam paksa dihapuskan, diawali dengan dikeluarkannya undang-undang (Regrering Reglement) pada tahun 1854 tentang penghapusan perbudakan. Namun pada praktiknya, perbudakan baru dihapuskan pada tanggal 1 Januari 1860. Selanjutnya, pada tahun 1864 dikeluarkan Undang-Undang Keuangan (Comptabiliteits Wet) yang mewajibkan anggaran belanja Hindia Belanda disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Dengan demikian, ada pengawasan dari Badan Legislatif di Nederland. Kemudian pada tahun 1870 dikeluarkan UU Gula (Suiker Wet) dan UU Tanah (Agrarische Wet). Tanam paksa benar-benar dihapuskan pada tahun 1917. Sebagai bukti, kewajiban tanam kopi di Priangan, Manado, Tapanuli, dan Sumatra Barat dihapuskan.

Zarathutra adalah agama yang di anut bangsa Persi pada masa itu . literatur Arab menyebut nya denga agama Majusi , atau literatur barat menyebut nya  Mazdaism  Keyakinan di dalam agama ini meyakini bahwa  , alam semesta ini di kuasai oleh dua kodrat Yaitu Ahura-Mazda (Ormudz) kodrat Maha Bijaksana dan Angro-Mayu (Ahriman). Kodrat Angkara Murka yang mana dua sfat ini saling bertentangan dan berlawanan.

Kepercayaan Agama ini mewajibkan ; setiap Manusia harus menpunyai kodrat Maha Bijaksana. Dengan melaksanakan pemujaan dan kebaktian terhadap kedua kodrat tadi , dan menghayati Fikirah yang baik (Humata), Kata yang baik (Huk hata), dan Perbuatan yang baik (Havarsta) Lambang dari Ahuru Mazda adalah api. Maka di setiap Kota dan tempat berdiri nya kuil api (Fire Temples) untuk tepat pemujaan dan kebaktian diselenggarakan , yang dipimpin oleh para pemuka agama (Destur Mobed) dan pelyan kebaktian (Herbed) .

Api air dan tanah di pandang suci , oleh sebab itu orang wafat tidak di kubur , akan tetapi di tempatkan pada bangunan  tinggi (Menara Senyap)  yang khusus didirikan untuk penempatan mayat , yang akan menjadi santapan burung Nasar. Para penganut agama ini  pada setiap senja menjelang Matahari terbenam , menuju pantai atau danau ataupun sungai untuk membasuh keningnya lalu menundukan ke empat penjuru mata angina sambil mengucapkan kata kata khusus .Menurut kepercayaan mereka . Pada akhir zaman , kezaliman sudah merajalela maka Shayosant akan turun menbangu kerajaan penuh keadilan di muka bumi
.                                 
Bila kiamat dating dan disusul denga hari kebangkitan umat Ahura -Mazda memegang kekuasaan penuh pada masa itu . Setiap manusia harus melintasi  Civanto- Peretu, yaitu sejenis titian yang lebih halus dari di belah tujuh , terbentang di atas arus gelombang caian logam panas menyala nyala . Agro-Mayu dan pengikutnya akan tergelincir dan terbakar selama lamanya di dalam api siksaan (Gehannama).

Ahura-Mazda pada akhirnya memusnakan yang jaha jahat itu.tetap bagi mereka yang memuja dan berbakti kepada Ahuru-Mazda akan selamat , dan blia melintasi Civanto- Peretu laksana kilat , langsung masuk Paridaiza (Surga Firdaus)

Avesta adalah kitab suci dalam agama Zarathutra berasal dari kata Avistak, yang bermakna : Bacaan. Samahalnya seperti Al Qur-an yang merupakan kitab suci agama Islam yang berarti : Bacaan  Kitab Avesta  terdiri atas lima buah kitab , yaitu : Yasna , Vespered , Vendidad , Yasht dan Khorda . Pada bagian  Kitab  Yasna , masih di jumpai bahasa Iran Tua , terdapat pada bagian Ghata . Pada kitab lain lebih banyak memakai bahasa Pahlevi ( Bahasa Grik berpadu dengan bahasa Iran tua ).

Setelah wilayah parsi di kuasai dinasti Grik , Rakyat umum sudah lupa akan bahasa nenek moyang nya , Yaitu bahasa Iran Tua hanya sebagian kecil yang masih menggunakan bahasa tersebut .Nasib serupa juga di alami pada anak Benua India , yang sudah lupa akan bahasa Sanskrit  kini menggunakan bahasa  Pali
.
Kitab suci Avesta pada zaman Zarathustra (660 – 583 s M ), Pendiri Agama. Zarathutra  terdiri atas 21 buah Kitab . Demikian Eneyelopedia Britannica mengambil keterangan dari  Pahlevi-Dinkard . Sebuah kitab yang juga dipandang suci oleh pemeluk agama Zarathustra  Pada saat Alexander the Graet imperium persi maka terjadilan bencana yang amat dahsyat . Semua literature Iran Tua di musnahkan dan di paksa untuk  menggunakan bahasa Grik dan memuja dewa-dewa  (Paganism)  terutama dewa Matahari  (dewata Zeus ), dewa yang paling di agungkan menurut keyaakinan bangsa Grik
.
 Kitab suci Avesta ada dua buah naskah, salah satu naskah di kirim oleh Alexander the Great Kepada guru nya Aristoteles ( 384 – 322 s M ) di Athena, naskah yang satu di musnahkan . Setelah Alexander wafat tahun 323 s M, dan Aristotelas melarikan diri dari Athena tidak di ketahui nasib dan keberadaan naskah itu . Pada abad pertama Masehi, pada masa pemerintahan Vologeses I (51 – 77 M ) dari dinasti Arsacids, timbul niat untuk menyusun kembali Kitab Suci Avesta, yang sudah lenyap empat ratus tahun lama nya
.
Di seluruh wilayah Iran di perintahkan agar mengumpulkan keping- keping catatan    ( fragments ) dari ayat-ayat yang dimiliki oleh setiap keluarga bangsawan tertua di tanah Iran . Sebuah tim ahli di bentuk untuk menyusun kepingan ayat, ayat yang masih lengkap cuma pada bagian Ghata di dalam Kitab Yasna. Karena tidak lengkap di kitab Yasna, di buatlah ayat –ayat baru agar berhubungan antar ayat satu dan yang lain nya, dengan dmikian tersusunlah lima buah Kitab dalam Kitab  Suci  Avesta
 .
Sementara itu, dalam masa empat abad di tanah Iran, telah bercampur keyakinan mithologi Grik dengan keyakinan yang di warisi nenek moyang sendiri, yaitu paham Mazdak atau Mazdaism. Paham ini sudah tidak muri lagi, menurut ajaran yang asli dari  Zarathstra   ( 660 – 583 s M ). Pembentukan tim ahli untuk membuat aya-ayat baru dalam lima Kitab itu terdiri dari para penghanut Mazdaism. Dapatlah di bayangkan pengaruh paham yang di anut, terhadap ayat-ayat baru itu.

Agama Zarathustra yang di anut oleh bangsa Parsi, ajaran yang sudah tidak murni lagi, ajaran yang sudah di selewengkan. Sama hal nya dengan Agama Nasranidi dalam Imperium Roma pada abad ke-7 Masehi, sudah bukan ajaran yang asli dari Agama Nasrani pada masa hidup nya Jesus Kristus ( Isa Al – Masih )
Max Muller ( 1823 – 1900 ) Sarjan Agama Perbandingan, telah menyalin keseluruhan Kitab Suci Avesta ke dalam bahasa Inggris, di muat dalam karyanya yang berjudul  Sacred Books  Of the East ( Kitab Suci dari Benua Timur ). Mengambil ungkapan dari  Robert Ernest Hume.Ph. D. dalam karyanya The World’s Living Religions cetakan tahun 1930  halaman : 190 – 211 dapat di jejaki ajaran yang asli dari Zaratthustra tersebut.
                                    
Credo ( Syahadat ) dalam ajaran Zarathustra berbunyi :  “ Saya mengaku diriku penyembah  Mazda, dan pengikut Zarathustra, a whorshipper yang membenci  daevas  dan  mentaati Hukum Ahura. ” .
( “ I confess my self of Mazda, a follower of  Zoroaster, one who hates the daevas. And who obeys the Law of Ahura “ )
Keharusan menyebut Credo( Syahadat ), sama ke harusan nya menyebut Syahadat dalam Agama Islam.                                                                                                                            
Ahura Mazda, adalah Kodrat Maha bijaksana, di sifati pada bagian Ghata ( Yasna ) sbb :
1.      Maha Pencipta   ( the Creator ), Yasna
2.      Maha Tahu         ( All- Knowing ),Yasna
3.      Maha Melihat      ( All- seeing ), Yasna
4.      Maha Kuasa       ( Most Mighty ), Yasna
5.      Maha Besar        ( the Greatest ), Yasna
6.      Maha Murah        ( Most Beneficient ), Yasna

Suatu hari seorang bayi yang telah siap untuk dilahirkan didunia dia bertanya kepada Tuhan:
para malaikat disini mengatakan bahwa esok engkau akan mengirimku ke dunia,tetapi bagaimana caranya saya hidup ditempat semacam itu, saya begitu kecil dan lemah?
Dan Tuhan menjawab: aku telah memilih satu malaikat untukmu.Ia akan menjaga dan mengasihanimu.
Tapi disini saya, didalam surga apa yg pernah saya lakukan hanyalah tertawa ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia
malaikatmu akan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kebahagiaan cintanya dan menjadi lebih berbahagia.
dan bagaimana saya bisa mengerti saat orang-orang berbicara kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka?
malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar, dan dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan bagaimana cara kamu berbicara
dan apa yang harus saya lakukan, saat saya ingin berbicara kepada-Mu?
malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa.
saya mendengar bahwa dibumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi saya?
malikatmu akan melindungimu, walaupun hal tersebut mungkin dapat mengancam jiwanya.
tapi saya pasti akan sedih karena tidak melihat-Mu lagi.
malaikatmu akan menceritakan padamu tentang aku dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepadaku, walaupun sesungguhnya aku akan selalu berada di sisimu.
Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan sang anak bertanya pelahan, Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah Engkau memberitahuku nama malaikat tersebut?
Kamu akan memanggilnya, IBU.
Powered by Blogger.